jawaban untuk akhi ahamd yasin tentang Syetan khinzib

Posted: Februari 15, 2010 in Uncategorized

Klo kita berbicara tentang syetan memang takkan ada habisnya, selalu ada banyak pendapat,hal ini tak lepas dari sifat syetan itu sendiri yang ghoib…sebagai manusia biasa pengetahuan kita terbatas mengenai hal-hal goib,Hanya ALLAH yang maha mengetahui…adapun MIsi utama syetan adalah mengoda manusia untuk disesatkan
firman ALLAH…

قَالَ فَبِمَآ أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ [16] ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِّن‘ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ صلى وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ [17]

“lblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka, dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. ” (A)-A’raf: 16-17)

Dari Abu Sabrah dari Ibnu Abu Faqih berkata bahwa saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: Sesungguhnya setan menggoda anak Adam dengan berbagai cara, ada yang menggoda lewat cara Islam, dia berkata kepada manusia: Kamu masuk Islam lalu meninggalkan agama nenek moyangmu, maka dia menentangnya dan terus masuk Islam. Kemudian menggoda lewat hijrah, dia berkata: Bagaimana kamu hijrah lalu men­inggalkan daerah dan tempat kelahiranmu, umpama orang yang hijrah adalah seperti panjangnya singgasana, dia menentangnya tetapi tetap pergi hijrah. Kemudian menggoda manusia lewat jihad, yaitu jihad dengan jiwa dan harta, dia berkata: Kamu pergi berperang jika kamu mati maka isterimu dinikahi orang dan hartamu diambil ahli warismu. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Barangsiapa yang melakukan hal itu, jika dia meninggal berhak atas Allah untuk memasukkan Surga, jika terjatuh dari ontanya maka hak atas Allah untuk memasukkan Surga, jika dia terbunuh berhak bagi Allah untuk memassukkan Surga dan jika tenggelam, maka berhak bagi Allah untuk memasukkan Surga. “(HR. Ahmad dalam musnadnya).

Manshur berkata dari Mujahid bahwa tidaklah rombongan pergi ke Makkah melainkan Iblis juga menyiapkan teman yang sama untuk menggoda mereka.

SETAN “KHINZIB” MENGGODA ORANG YANG SEDANG SHALAT

Dari Utsman bin Abu Al-Ash berkata bahwa saya bertanya kepaa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang gangguan setan pada waktu saya shalat. Beliau bersabda:

(ذَاكَ خِنْزِبٌ فَإِذَا أَحْسَسْتَ بِهِ فَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْهُ وَتْفُلْ عَنْ يَسَارِكَ)

“Dia adalah Khinzib, jika kamu merasakan suatu godaan maka berlindunglah kepada Allah darinya dan meludahlah ke sebelah kirimu (HR Muslim).

Dari hadis diatas kita ketahui bahwa khinzib adalah salah satu syetan yang menggoda manusia ketika sholat. Selain itu masih ada nama-nama syetan lainnya yang terkenal sebagai menterinya syetan, yaitu diantaranya:

1. Tsabar (الشيطان البشر ضرر). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Pencelakaan Manusia (DEPURLAKA), ia dengan trilyunan pegawainya bekerja keras menipu tanpa mengenal lelah untuk mencelakakan manusia sebanyak-banyaknya.
2. Al-A’war (الشيطان البغاء الإنسان), Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Pelacuran Manusia (DEPURLACUR), ia menggoda manusia dengan berbagai teknik hias dan tipu muslihat supaya mereka berbuat zina.
3. Mabsuth (صانع الخطيئة). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Pemberdosaan Manusia (DEPURDOSA), ia bersama para pegawainya bekerja keras siang dan malam untuk menggoda agar manusia berbuat dosa sebanyak-banyaknya.
4. Dasim (الأغنام الشكوى). Mentri Setan ini mengepalai Departemen Urusan Pengadu domba Manusia (DEPURDUDOM), ia bekerja keras dengan berbagai teknis mengadu domba antara suami dengan istri, antara anak dengan orang tua, antara keluarga dengan keluarga,antara kelompok dengan kelompok, antara kampung dengan kampung,antara penganut agama satu dengan penganut agama lain.antara partai dengan partai,antara etnis dengan etnis lainnya,dan sebagainya.
5. Zalanbur (الغش التجاري). Mentri Setan ini mengepalai Departemen urusan Pertipuan Perdagangan manusia (DEPURTIPDAGMAN)ia bersama pagawainya menggida para pedagang dalam segala transaksi perdagangan dan jual beli untuk menipu lawandagang dan segala transaksi.
6. Khinzib (المرحاض دعابة ). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggodaan Manusia ketika sholat atau pendapat lain syetan ini ada di dalam WC (DEPURGANG), ia bekerja keras menggoda orang sholat dan orang yang masuk WC,jika laki-laki maka yang menunggu dan menggoda di dalamnya adalah setan perempuan,jika yang masuk itu perempuan maka yang bekerja menggoda adalah setan laki-laki.
7. Wulhan ( تنقية دعابة). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggodaan Wudhu Manusia (DEPOURGODHU), ia bekerja keras dengan para pegawainya menggoda orang yang sedang berwudhu dengan membuat keraguan niat,mengganggu cara berwudhu,melamun ketika berwudhu dan ain sebagainya yang relevan dengan wudhu.
8. Wusyan (صلاة تنمر). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggodaan Shalat manusia (DEPURDALAT), ia bersama para pegawainya bekerja keras menggoda manusia yang akan dan sedang menjalankan shalat,7 tingkatan godaannya:jangan shalat,nanti dulu,percepat shalat,membaikkan shalat karena riya, berfikir menyimpang dari shalat,menyempurnakan shalat agar dipuji, menyempurnakan shalat dengan minta disegani.
9. Abyadh ( انسان زنديق).Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penyesatan Manusia (DEPURSAT), ia bekerja keras yang dibantu oleh bala tentaranya untuk menyesatkan manusia, membisiki calon korbannya unutk menjauhi masjid mengajakkan ke disco, karaoke dan tempat-tempat yang dilarang Allah.
10. Aswad (صانع الشر). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggalakkan Manusia Berbuat Jahat (DEPURGHALAT), bekerja keras untuk menggalakkan manusia berbuat jahat, dengan menggunakan teknik yang licik dengan menghiasi yang buruk menjadi pandangan yang baik menguntungkan jika terjual, merangsang hawa nafsu dengan membujuk untuk melihat film yang merangsang/film porno, menghiasi perbuatan zina, membisikkan rasa bahagia dan bangga dengan mangajaknya untuk minum minuman keras.

Ibnu Abu Musa berkata bahwa barangsiapa yang sering ragu hingga menjadi seperti was-was maka hendaklah cepat-cepat dilenyapkan sebab, jika dibiarkan akan mengarah kepada penentangan dan menjadi sebab membuat tambahan dalam shalat sementara dia menyangka telah melakukan shalat secara sempurna.

[الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَاء وَاللّهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلاً وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ [268

Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Dalam sebuah hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

Barangsiapa yang meminta kekuasaan dan dia meminta tolong untuk mendapatkannya maka hal itu dibebankan kepadanya dan barangsia­pa yang tidak meminta kekuasaan dan tidak meminta tolong untuk mendapatkannya maka Allah akan menurunkan malaikat untuk membimbingnya." Maka malaikat inilah yang membimbing dan meluruskan hatinya sehinga dia mampu membenarkan kebenaran dan janji kebaikan sebagaimana firman Allah:

وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُكَلِّمَهُ اللَّهُ إِلَّا وَحْيًا أَوْ مِن وَرَاء حِجَابٍ أَوْ يُرْسِلَ رَسُولًا فَيُوحِيَ بِإِذْنِهِ مَا يَشَاء إِنَّهُ عَلِيٌّ حَكِيمٌ [51]

‘Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah berkata-kata (dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizinNya. Apa yang Dia kehendaki, ” (Asy-Syura: 51)

Malaikat adalah utusan Allah dan lafadz malak berarti risalah karena berasal dari kata malak ikut wazan maf’al tetapi diringankan pengucapan­nya karena sering terpakai dalam ungkapan. Sebab hamzah bertemu sukun maka hamzah harus dibuang.

Imam Ahmad berkata bahwa telah bercerita kepadaku Abu Muawiyah r.a Al-A’masy dari Buraidah dari bapaknya berkata bahwasanya Rasu­Ilah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Tidaklah seseorang mengeluarkan sedekah kecuali dilepas dari orang itu tujuh puluh setan. “Telah dikatakan: “Sesungguhny­a setan mendatangi seseorang dengan membawa tujuh puluh bala tentara, ada yang menempati di kedua tangan, kedua kaki dan hatinya untuk menghalang-halangi sedekah. Sebagian orang berkata: saya akan mampu melawan tujuh puluh setan itu. Lalu dia keluar menuju rumah dan memenuhi kantung dengan gandum untuk disedekahkan, tetapi istrinya mengambil gandum dan mengeluarkan dari kantung maka orang kembali di masjid kecewa dan berkata: saya mampu mengalahkan tujuh puluh setan tetapi saya dikalahkan oleh ibu mereka.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s