<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>santri genk&#039;s</title>
	<atom:link href="http://adekurniawantea.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adekurniawantea.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jun 2011 07:46:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='adekurniawantea.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>santri genk&#039;s</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://adekurniawantea.wordpress.com/osd.xml" title="santri genk&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://adekurniawantea.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>hadist dhoif dalam kitab riyadus sholihin (2)</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/11/27/hadist-dhoif-dalam-kitab-riyadus-sholihin-2/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/11/27/hadist-dhoif-dalam-kitab-riyadus-sholihin-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 06:42:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Larangan Menunjukkan Kegembiraan Ketika Seorang Muslim sedang Kesusahan 55/1585. Watsilah bin Al Asqa’ RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ( لا تُظْهِرِ الشَّمَاتَةَ لأَخِيكَ فَيَرْحَمَهُ اللهُ وَيَبْتَلِيكَ )) . رواه الترمذي ، وقال : (( حديث حسن )) “Janganlah menunjukkan kegembiraan dalam kesusahan saudaramu, maka Allah akan memberinya rahmat dan mengujimu “. (HR. At-Tirmidzi, ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=61&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Larangan Menunjukkan Kegembiraan Ketika Seorang Muslim sedang Kesusahan</strong></p>
<p dir="ltr"><strong>55/1585</strong>. Watsilah bin Al Asqa’ RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,</p>
<p>( لا تُظْهِرِ الشَّمَاتَةَ لأَخِيكَ فَيَرْحَمَهُ اللهُ وَيَبْتَلِيكَ )) . رواه الترمذي ، وقال : (( حديث حسن ))</p>
<p dir="ltr"><em>“Janganlah menunjukkan kegembiraan dalam kesusahan saudaramu, maka Allah akan memberinya rahmat dan mengujimu </em>“. (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, “Hadits hasan).</p>
<p><em><strong>Keterangan:</strong></em></p>
<p dir="ltr">Sanad hadits tersebut dha’if, karena ada perawi yang  bernama Makhul Asy-Syami, orang yang tsiqah (terpercaya) tetapi kadang  melakukan tadlis (periwayatan hadits yang kecacatan sanadnya  disembunyikan, sehingga seakan-akan tidak ada aib di dalamnya),  sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hibban. la juga banyak melakukan  periwayatan hadits mursal (hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi  yang langsung disandarkan kepada Nabi SAW) dan melakukan periwayatan  secara mu’an’an (hadits yang disanadkan dengan kata an). Keterangan yang  menyatakan bahwa Makhul mendengar langsung dari sahabat Watsilah bin Al  Asqa’, banyak diperselisihkan oleh para ulama hadits. Ada riwayat  hadits lain yang menjadi syahid untuk hadits tersebut, sebagaimana  diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Muadz bin Jabal:</p>
<p dir="ltr"><em>“Barangsiapa menjelek-jelekkan saudaranya (sesama  muslim) dengan suatu dosa (kesengajaan; tafsir Imam Ahmad), maka ia  tidak meninggal hingga melakukannya”</em> (HR. At-Tirmidzi).</p>
<p dir="ltr">Akan tetapi sanad tersebut munqathi (hadits yang di tengah  sanadnya gugur seorang perawi atau beberapa perawi, tetapi tidak  berturut-turut) dan di dalam sanadnya ada perawi yang bernama Muhammad  bin Al Hasan bin Abu Yazid AI Hamdani (ia dituduh berdusta di dalam  periwayatan hadits), sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Ma’in dan Abu Daud  di dalam Al Mizan (3/514).</p>
<p dir="ltr">Ibnu Al Jauzi [di dalam Al Maudhuuat<br />
(3/82)] berkata, “Hadits tersebut tidak sah dan Muhammad bin AI Hasan adalah seorang pendusta”.</p>
<p dir="ltr">Lihat Silsilah Ahadits Adh-Dha’ifah hadits no. 178, Dha’if  Sunan At-Tirmidzi hadits no. 449 dan 450; Dhaiful Jami’ hadits no. 5710  dan 6245, Bahjatun-Nazhirin hadits no. 1577, dan Takhrij  Riyadhush-Shalihin hadits no. 1577.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=61&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/11/27/hadist-dhoif-dalam-kitab-riyadus-sholihin-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadist dhoif dalam kitab riyadus sholihin&#8230;</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/11/27/hadist-dhoif-dalam-kitab-riyadus-sholihin/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/11/27/hadist-dhoif-dalam-kitab-riyadus-sholihin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 06:04:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Tentang Dajjal dan Tanda-tanda – Hari Kiamat 63/1841. Abu Tsa’labah Al Khusyani Jurtsum bin Nasyir RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, (( إنَّ اللهَ تَعَالَى فَرَضَ فَرَائِضَ فَلاَ تُضَيِّعُوهَا ، وَحَدَّ حُدُوداً فَلاَ تَعْتَدُوهَا ، وَحَرَّمَ أَشْيَاءَ فَلاَ تَنْتَهِكُوهَا ، وَسَكَتَ عَنْ أشْيَاءَ رَحْمَةً لَكُمْ غَيْرَ نِسْيَانٍ فَلاَ تَبْحَثُوا عَنْهَا )) حديث حسن . رواه [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=55&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tentang Dajjal dan Tanda-tanda – Hari Kiamat</strong></p>
<p dir="ltr"><strong><br />
63/1841</strong>. Abu Tsa’labah Al Khusyani Jurtsum bin Nasyir RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,</p>
<p>(( إنَّ اللهَ تَعَالَى فَرَضَ فَرَائِضَ فَلاَ تُضَيِّعُوهَا ، وَحَدَّ  حُدُوداً فَلاَ تَعْتَدُوهَا ، وَحَرَّمَ أَشْيَاءَ فَلاَ تَنْتَهِكُوهَا ،  وَسَكَتَ عَنْ أشْيَاءَ رَحْمَةً لَكُمْ غَيْرَ نِسْيَانٍ فَلاَ  تَبْحَثُوا عَنْهَا )) حديث حسن . رواه الدارقطني وغيره</p>
<p dir="ltr"><em>Sesungguhnya Allah Yang Maha Tinggi telah menetapkan  beberapa kewajiban, maka jangan kalian abaikan, dan menetapkan beberapa  hukum, maka jangan kalian langgar, dan menetapkan beberapa yang haram,  maka jangan kalian langgar. Sedangkan mendiamkan beberapa hal  dikarenakan adanya kasih sayang untuk kalian bukan dikarenakan hal itu  terlupakan, maka jangan kalian mencari-carinya (menyelidiki lebih dalam)</em>” (HR. Ad-Daruquthni dan lainnya, hadits hasan).</p>
<p><strong>Keterangan:</strong></p>
<p dir="ltr">Sanad hadits tersebut dha’if, karena ada dua illat (cacat),  sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Rajab di dalam kitab Syarah Al Arba’in  An-Nawawiyah (halaman 200, sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>
<p dir="ltr">Sebenarnya perawi yang bernama Makhul tidak mendengar dari Abu Tsa’labah.</p>
</li>
<li>
<p dir="ltr">Meskipun benar dia mendengar dari Abu Tsa’labah, tetapi ia melakukan dan meriwayatkannya secara mu’an’an dari Abu Tsa’labah.</p>
</li>
<li>
<p dir="ltr">Adanya perselisihan pendapat ahli hadits tentang kedudukan haditsnya yang disandarkan kepada Abu Tsa’labah,</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr">Riwayat hadits tersebut ada syahidnya lewat dua jalur  periwayatan dari Abu Ad-Darda seperti yang diriwayatkan oleh  Ath-Thabrani dan Ad-Daruquthni:</p>
<p dir="ltr"><em>Apa saja yang dihalalkan oleh Allah di dalam kitab-Nya  maka menjadi halal, apa yang diharamkannya maka ia menjadi haram, dan  apa yang didiamkannya darinya maka itu termaafkan. Jadi kalian terimalah  apa yang dimaafkannya, karena sesungguhnya Allah tidak lalai akan  segalanya.” Kemudian Nabi SAW membacakan ayat yang berbunyi, ”Tidaklah  Tuhanmu menjadi lupa”</em> (Surah Maryam ayat 64); (HR. Ath-Thabrani dan Ad-Daruquthni)</p>
<p dir="ltr">Namun hadits ini lemah sekali karena pada jalur periwayatan  Ath-Thabrani ada perawi yang bernama Ashram bin Hausyib, dia seorang  pendusta Jalur periwayatan dari Ad-Daruquthni ada perawi yang bernama  Nahsyal Al Khurasani, yang juga seorang pendusta.</p>
<p dir="ltr">Namun ada riwayat hadits hasan dari riwayat At-Tirmidzi dan  Ibnu Majah yang memberikan makna seperti hadits tersebut, ketika Nabi  SAW ditanya tentang hukum samin (lemak) dan jubn (keju), maka Nabi SAW  menjawab,</p>
<p dir="ltr"><em>Yang halal sudah ditetapkan kehalalannya oleh Allah di  dalam kitab-Nya, yang haram sudah ditetapkan keharamannya di dalam  kitab-Nya, dan apa saja yang didiamkannya maka itu perkara yang di  maafkan-Nya”</em> (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah; Lihat Shahih Sunan At-Tirmidzi, hadits no. 1410)</p>
<p>Lihat Ghayatul Maram fi Takhrij Ahadits Halal wal Haram hadits no. 4,  Bahjatun-Nazhirin hadits no. 1832, dan Takhrij Riyadhush-Shalihin  hadits no. 1832</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=55&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/11/27/hadist-dhoif-dalam-kitab-riyadus-sholihin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mahfudhat bagian 3&#8230;Semoga bermanfaat..!!!</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/09/02/mahfudhat-bagian-3-semoga-bermanfaat/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/09/02/mahfudhat-bagian-3-semoga-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 13:48:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[و كم من عائب قولا صحيحا و آفته من الفهم السقيم Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ,itu karena pemahaman yang salah/buruk والحق منصور وممتحن فلا تعجب فهذي سنة الرحمن Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian, maka janganlah heran, sebab ini adalah sunnah ar-Rahman تَخُضْ فِيْ حَدِيْثٍ لَيْسَ مِنْ حَقِّكَ سِمَاعُهُ Janganlah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=50&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>و كم من عائب قولا صحيحا و  آفته من الفهم السقيم</p>
<p><em>Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ,itu </em><em>karena pemahaman yang salah/buruk</em></p>
<p>والحق منصور وممتحن فلا  تعجب فهذي سنة الرحمن<em></em></p>
<p><em>Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian, maka  janganlah</em><em> heran, sebab ini adalah sunnah ar-Rahman</em></p>
<p>تَخُضْ فِيْ حَدِيْثٍ  لَيْسَ مِنْ حَقِّكَ سِمَاعُهُ</p>
<p><em>Janganlah engkau menyelam ke suatu pembicaraan yang  engkau tidak berhak mendengarkannya</em></p>
<p>شِرَاءُ النُّفُوسِ  بِالإِحْسَانِ خَيْرٌ مِنْ بَيْعِهَا بِالعُدوَانِ</p>
<p><em>Membeli jiwa dengan berbuat kebajikan itu lebih baik  daripada menjualnya dengan permusuhan</em></p>
<p><em>Sampai disini dulu ya, lain kali kita lanjut lagi&#8230;pokoknya tetap semangat &#8230;mari kita belajar bahasa arab..!!!!!<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=50&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/09/02/mahfudhat-bagian-3-semoga-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mahfudhat jilid 2&#8230;!!!!mari kita cintai bahasa arab..!!1</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/08/09/mahfudhat-jilid-2-mari-kita-cintai-bahasa-arab-1/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/08/09/mahfudhat-jilid-2-mari-kita-cintai-bahasa-arab-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 13:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[كـفى بالــموت واعظا Dalam kematian itu terdapat pesan/ mau’idzoh yang cukup وَمَا سُمِّيَ الإنْسَانُ إِلا لِنَسْيِهِ * وَ سُمِّيَ القلبُ لأنه يتقلَبُ Tidak dinamakan insan melainkan kerana sifat lupanya,dan dinamakan hati qalbu kerana ia berubah- ubah. مـن ظن بـك خيـرا فـصدق ظـنه Siapapun yang menyangka padamu tentang sesuatu kebaikan maka buktikan bahwa sangkaan itu benar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=35&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>كـفى بالــموت واعظا</p>
<p>Dalam kematian itu terdapat pesan/ mau’idzoh yang cukup</p>
<p><tt>وَمَا سُمِّيَ الإنْسَانُ إِلا لِنَسْيِهِ * وَ سُمِّيَ  القلبُ لأنه يتقلَبُ </tt></p>
<p>Tidak dinamakan insan melainkan kerana sifat lupanya,dan dinamakan hati qalbu kerana ia berubah- ubah.</p>
<p>مـن ظن بـك خيـرا فـصدق ظـنه</p>
<p>Siapapun yang menyangka padamu tentang sesuatu  kebaikan maka buktikan bahwa sangkaan itu benar.</p>
<p>لو كنت تعلم ما أقول عذرتني<strong> </strong>أو كنت أعلم ما تقول عذلتك ,  لكن جهلت مقالتي فعذلتني<strong> </strong>وعلمت أنك  جاهل فعذرتك</p>
<p>seandainya kamu paham apa yang aku ucapkan niscaya kamu akan memaafkanku, atau aku paham ucapanmu maka aku akan mengkritikmu, tapi karena kamu tidak paham ucapanku makanya kamu menghinakudan aku tahu kamu tidak paham makanya aku memaafkanmu&#8230;</p>
<p>احذر لسانك أن يقول فتبتلى  إن البلاء موكل بالمنطق</p>
<p>jagalah lidahmu dalam bertutur kata, sesungguhnya petaka bergantung pada sebuah ucapan..</p>
<p>bersambung&#8230;&#8230;tunggu mahfudhat berikutnya&#8230;tetap semangat&#8230;!!!Allahu akbar&#8230;!!!!</p>
<hr />
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=35&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/08/09/mahfudhat-jilid-2-mari-kita-cintai-bahasa-arab-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mahfudhat&#8230;..!!!!!</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/06/28/mahfudhat/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/06/28/mahfudhat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 07:07:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ 1. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia 2. مَنْ جَدَّ وَجَدَ 2. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia . 3. مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ 3. Barang siapa sabar beruntunglah ia . 4. مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ 4. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya. 5. جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ 5. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=30&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ<br />
1. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia</p>
<p>2. مَنْ جَدَّ وَجَدَ<br />
2. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia</p>
<p>.<br />
3. مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ<br />
3. Barang siapa sabar beruntunglah ia</p>
<p>.<br />
4. مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ<br />
4. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya.</p>
<p>5. جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ<br />
5. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.</p>
<p>6. مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ<br />
6. Kecintaan/ketulusan teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan.</p>
<p>7. وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ<br />
7. Tidak kenikmatan kecuali setelah kepayahan.</p>
<p>8. الصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلىَ كُلِّ عَمَلٍ<br />
8. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.</p>
<p>9. جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا<br />
9. Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu.</p>
<p>10. اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ<br />
10. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.</p>
<p>11. بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ<br />
11. Telur hari ini lebih baik daripada ayam esok hari.</p>
<p>12. الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ<br />
12. Waktu itu lebih mahal daripada emas.</p>
<p>13. العَقْلُ السَّلِيْمُ فيِ الجِسِْم السَّلِيْمِ<br />
13. Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.</p>
<p>14. خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ<br />
14. Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah buku.</p>
<p>15. مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ<br />
15. Barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam).</p>
<p>16. خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلىَ الخَيْرِ<br />
16. Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.</p>
<p>17. لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالبَهَائِمِ<br />
17. Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.</p>
<p>18. العِلْمُ فيِ الصِّغَرِ كَالنَّقْشِ عَلىَ الحَجَرِ<br />
18. Ilmu pengetahuan diwaktu kecil itu, bagaikan ukiran di atas batu.</p>
<p>19. لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتيِ مَضَتْ<br />
19. Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.</p>
<p>20. تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا<br />
20. Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.</p>
<p>21. العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر<br />
21. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah.</p>
<p>22. الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ<br />
22. Bersatu adalah pangkal keberhasilan.</p>
<p>23. لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً<br />
23. Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah penolong baginya.</p>
<p>24. الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ<br />
24. Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan.</p>
<p>25. سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ<br />
25. Keselamatan manusia itu dalam menjaga lidahnya (perkataannya).</p>
<p>26. آدَابُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ<br />
26. Adab seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya.</p>
<p>27. سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي<br />
27. Kerusakan budi pekerti/akhlaq itu menular.</p>
<p>28. آفَةُ العِلْمِ النِّسْياَنُ<br />
28. Bencana ilmu itu adalah lupa.</p>
<p>29. إِذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ<br />
29. Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya.</p>
<p>30. لاَ تَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَيْئٍ مَزِيَّةٌ<br />
30. Jangan menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena segala sesuatu itu mempunyai kelebihan.</p>
<p>31. أَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ<br />
31. Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.</p>
<p>32. فَكِّرْ قَبْلَ أَنْ تَعْزِمَ<br />
32. Berpikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan).</p>
<p>33. مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ<br />
33. Barang siapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia.</p>
<p>34. مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا<br />
34. Barang siapa menggali lobang, akan terperosoklah ia di dalamnya.</p>
<p>35. عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ<br />
35. Musuh yang pandai, lebih baik daripada kawan yg jahil.</p>
<p>36. مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ<br />
36. Barang siapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya.</p>
<p>37. اِجْهَدْ وَلاَ تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ<br />
37. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermala-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malas.</p>
<p>38. لاَ تُؤَخِّرْ عَمَلَكَ إِلىَ الغَدِ مَا تَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ<br />
38. Janganlah mengakhirkan pekerjaanmu hingga esok hari, yang kamu dapat mengejakannya hari ini.</p>
<p>39. اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ<br />
39. Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.</p>
<p>40. خَيْرُ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَأَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ<br />
40. Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.</p>
<p>41. فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ<br />
41. Di dalam hati-hati itu adanya keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu adanya penyesalan.</p>
<p>42. ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَّلاَمَةُ<br />
42. Buah sembrono/lengah itu penyesalan, dan buah cermat itu keselamatan.</p>
<p>43. الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ<br />
43. Berlemah lembut kepada orang yang lemah itu, adalah suatu perangai orang yang mulia (terhormat).</p>
<p>44. فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا<br />
44. Pahala/imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang sama dengannya.</p>
<p>45. تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ<br />
45. Tidak menjawab terhadap orang yang bodoh itu adalah jawabannya.</p>
<p>46. مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ<br />
46. Barang siapa manir tutur katanya (perkataannya) banyaklah temannya.</p>
<p>47. إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ<br />
47. Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicaranya.</p>
<p>48. مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخٍ<br />
48. Barang siapa mencari teman yang tidak bercela, maka ia akan tetap tidak mempunyai teman.</p>
<p>49. قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا<br />
49. Katakanlah yang benar itu, walaupun pahit.</p>
<p>50. خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ<br />
50. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu.</p>
<p>51. خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَاطُهَا<br />
51. Sebaik-baik perkara itu adalah pertengahanya (yang sedang saja).</p>
<p>52. لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ<br />
52. Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.</p>
<p>53. إِذاَ لمَ ْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ<br />
53. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu (apa yang engkau kehendaki).</p>
<p>54. لَيْسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلِ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْلاً<br />
54. Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.</p>
<p>55. لَيْسَ اليَتِيْمُ الَّذِي قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ اليَتِيْمُ يَتِيْمُ العِلْمِ وَالأَدَبِ<br />
55. Bukanlah anak yatim itu yang telah meninggal orang tuanya, tapi (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan budi pekerti.</p>
<p>56. لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ<br />
56. Setiap pekerjaan itu ada upahnya, dan setiap perkataan itu ada jawabannya.</p>
<p>57. وَعَامِلِ النَّاسَ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُ دَائِماً<br />
57. Dan pergaulilah manusia itu dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka semuanya.</p>
<p>58. هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ<br />
58. Hancurlah seseorang yang tidak tahu dirinya sendiri.</p>
<p>59. رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِبُ<br />
59.Pokok dosa itu, adalah kebohongan.</p>
<p>60. مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ<br />
60. Barang siapa menganiaya niscaya akan dianiaya.</p>
<p>61. لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ الجَمَالَ جمَاَلُ العِلْمِ وَالأَدَبِ<br />
61. Bukanlah kecantikan itu dengan pakaian yang menghias kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan.</p>
<p>62. لاَ تَكُنْ رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ<br />
62. Janganlah engkau bersikap lemah, sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehingga kamu akan dipatahkan.</p>
<p>63. مَنْ أَعاَنَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ<br />
63. Barang siapa menolongmu dalam kejahatan maka ia telah menyiksamu.</p>
<p>64. أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ<br />
64. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :<br />
1). Kecerdasan<br />
2). Kethoma&#8217;an (terhadap ilmu)<br />
3). Kesungguhan<br />
4). Harta benda (bekal)<br />
5). Mempergauli guru<br />
6). Waktu yang panjang.</p>
<p>65. العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً<br />
65. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.</p>
<p>66. مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى<br />
66. Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang ia cita-citakan.</p>
<p>67. اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصَّيْنِ<br />
67. Carilah/tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina.</p>
<p>68. النَّظَافَةُ مِنَ الإِيْمَانِ<br />
68. Kebersihan itu sebagian dari iman.</p>
<p>69. إِذَا كَبُرَ المَطْلُوْبُ قَلَّ المُسَاعِدُ<br />
69. Kalau besar permintaannya maka sedikitlah penolongnya.</p>
<p>70. لاَ خَيْرَ فيِ لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَماً<br />
70. Tidak ada baiknya sesuatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan.</p>
<p>71. تَنْظِيْمُ العَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ الوَقْتِ<br />
71. Pengaturan pekerjaan itu menabung sebanyak separohnya waktu.</p>
<p>72. رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ<br />
72. Berapa banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu.</p>
<p>73. دَاوُوْا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ<br />
73. Obatilah kemarahan itu dengan diam.</p>
<p>74. الكَلاَمُ يَنْفُذُ مَالاَ تَنْفُذُهُ الإِبَرُ<br />
74. Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak bisa ditembus oleh jarum.</p>
<p>75. لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَباً<br />
75. Bukan setiap yang mengkilat itu emas.</p>
<p>76. سِيْرَةُ المَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ سَرِيْرَتِهِ<br />
76. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya.</p>
<p>77. قِيْمِةُ المَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ<br />
77. Harga seseorang itu sebesar (sama nilainya) kebaikan yang telah diperbuatnya.</p>
<p>78. صَدِيْقُكَ مَنْ أَبْكَاكَ لاَ مَنْ أَضْحَكَكَ<br />
78. Temannmu ialah orang yang menangiskanmu (membuatmu menangis) bukan orang yang membuatmu tertawa.</p>
<p>79. عَثْرَةُ القَدَمِ أَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةِ اللِّسَانِ<br />
79. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah.</p>
<p>80. خَيْرُ الكَلاَمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ<br />
80. Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit dan memberi penjelasannya/jelas.</p>
<p>81. كُلُّ شَيْئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ إِلاَّ الأَدَبَ<br />
81. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti.</p>
<p>82. أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ<br />
82. Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adalah penyesal</p>
<p>اُنْظُرْ مَا قَالَ وَلاَ تَنْظُرْ مَنْ<br />
قَالَ<br />
83. Perhatikanlah apa-apa<br />
yang dikatakan<br />
(diucapkan) dan janganlah<br />
memperhatikan siapa yang<br />
mengatakan.</p>
<p>84. الحَسُوْدُ لاَ يَسُوْدُ<br />
. Orang yang pendengki<br />
itu tidak akan menjadi<br />
mulia.</p>
<p>85. الأَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا . Tiap-tiap pekerjaan itu<br />
dengan penyelesaiannya.</p>
<p>86. إِلهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ<br />
أَهْلاً # وَلاَ أَقْوَى عَلىَ النَّارِ<br />
الجَحِيْمِ<br />
Wahai Tuhanku ! Aku<br />
bukanlah ahli surga, tapi<br />
aku tidak kuat dalam<br />
neraka.</p>
<p>فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ<br />
ذُنُوْبيِ # فَإِنَّكَ غَافْرُ الذَّنْبِ<br />
العَظِيْمِ<br />
Maka berilah aku taubat<br />
(ampunan) dan<br />
ampunilah dosaku,<br />
sesungguhnya engkau<br />
Maha Pengampun dosa<br />
yang besar.</p>
<p>ذُنُوْبيِ مِثْلُ أَعْدَادِ الرِّمَالِ #<br />
فَهَبْ ليِ تَوْبَةً يَاذاَالجَلاَلِ<br />
Dosaku bagaikan bilangan<br />
pasir, maka berilah aku<br />
taubat wahai Tuhanku<br />
yang memiliki keagungan.</p>
<p>وَعُمْرِي نَاقِصٌ فيِ كُلِّ يَوْمٍ #<br />
وَذَنْبيِ زَئِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِ<br />
Umurku ini setiap hari<br />
berkurang, sedang dosaku<br />
selalu bertambah,<br />
bagaimana aku<br />
menanggungnya.</p>
<p>إِلهِي عَبْدُكَ العَاصِي أَتَاكَ #<br />
مُقِرًّا بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاكَ<br />
Wahai, Tuhanku ! Hamba<br />
Mu yang berbuat dosa<br />
telah datang kepada Mu<br />
dengan mengakui segala<br />
dosa, dan telah memohon<br />
kepada Mu.</p>
<p>فَإِنْ تَغْفِرْ فَأَنْتَ لِذَا أَهْلٌ #<br />
فَإِنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُو سِوَاكَ<br />
Maka jika engkau<br />
mengampuni, maka<br />
Engkaulah ahli<br />
pengampun.<br />
Jika Engkau menolak,<br />
kepada siapakah lagi aku<br />
mengharap selain kepada<br />
Engkau?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=30&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/06/28/mahfudhat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Pacaran di Sekolah</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/22/fenomena-pacaran-di-sekolah/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/22/fenomena-pacaran-di-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 04:59:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Pacaran ! Siapa yang tak pernah dengar dengan kata itu, tidak sesingkat katanya dengan kata ini sangat banyak menimbulkan masalah di hidup ini, terutama di kalangan kaula muda. Apalagi di zamam modern seperti ini, kaula muda berlomba-lomba untuk mencoba sesuatu yang baru. Dengan berbagai alasan mereka berlomba-lomba untuk berpacaran, diantara alasannya ialah untuk memotivasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=25&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p>Pacaran ! Siapa yang tak pernah dengar dengan kata itu, tidak sesingkat katanya dengan kata ini sangat banyak menimbulkan masalah di hidup ini, terutama di kalangan kaula muda. Apalagi di zamam modern seperti ini, kaula muda berlomba-lomba untuk mencoba sesuatu yang baru. Dengan berbagai alasan mereka berlomba-lomba untuk berpacaran, diantara alasannya ialah untuk memotivasi belajar agar supaya  tambah bersemangat lagi. Akan tetapi, pada kenyataanya banyak anak-anak yang awalnya berprestasi akhirnya down karena berpacaran. Karena pacaran memiliki dampak yang cukup berpengaruh. Lalu sebenarnya apa sih pacaran itu?ko bisa begitu besar pengaruhnya bagi pelakunya..lalu bagaimana tinjauan pacaran menurut pandangan islam..??</p>
<p>A. <strong>Pengertian Pacaran</strong></p>
<p>Pacaran menurut beberapa orang mengatakan adalah sebuah hubungan romantis atau suatu hubungan hasil kombinasi antara passion, komitmen dan intimasi (perasaan kedekatan secara fisik dan emosional). Hubungan pacaran berarti tahap untuk saling mengenal antara seorang pemuda dan pemudi yang saling tertarik dan berniat untuk mengadakan hubungan yang eksklusif (terpisah, sendiri, istimewa). Dengan pengertian itu, berarti pacaran memang diarahkan untuk suatu hubungan yang lebih lanjut, lebih dalam, dan lebih pribadi lagi. Ini tidak boleh diartikan sebagai keharusan untuk melanjutkan. Pacaran dimaksudkan sebagai situasi yang memungkinkan pasangan yang berelasi semakin dekat dan akhirnya menemukan kecocokan satu sama lain untuk melanjutkan hidup bersama dalam suatu hubungan resmi, baik pertunangan maupun perkawinan. Lalu yang menjadi pertanyaaan adalah apakah harus ada pacaran sebelum nikah??? Sebagai manusia memang sudah fitrashnya menyukai lawan jenis, apalagi usia sekolah baik tingkat SMP/SMU, Namanya juga sedang puber dan memang fitrahnya seorang seneng sama lawan jenis, maka cinta selalu jadi atribut mengasyikkan bagi kehidupan remaja seperti mereka. Saat diri sendiri merasa nggak dipahami orang lain, maka lawan jenis selalu menjadi tempat asyik untuk curhat. Jadilah sepasang lain jenis berpacaran.</p>
<p>Tapi ingat..Bukannya asyik, pacaran malah full ancaman. Alloh Ta’ala memerintahkan menahan pandangan dari lawan jenis, orang pacaran malah saling pandang. Jadinya nggak patuh sama Alloh, kan? Belum masalah sentuh-menyentuh, yang kata Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam lebih baik kepala ditusuk paku besi daripada menyentuh wanita non mahram. Kalo menyentuh dah boleh-boleh aja, gimana nggak meningkat ke yang lebih ngeri? Kalo udah gini, siapa nyang rugi? Kalo nggak tobat, bisa saja rugi akhirat.  Firman ALLAH :</p>
<pre><em>Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti
langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti
langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu
menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang
mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan
rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak
seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan
keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah
membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.</em>
(Annur ayat 21)

Pada ayat lain Allah berfirman :

<em>Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah
mereka menahan pandangannya, dan memelihara
kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke
dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya,
kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau
ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau
putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara
laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki
mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka,
atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka
miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak
mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak
yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan
janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui
perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah
kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang
beriman supaya kamu beruntung. </em>
(Annur ayat 31)
Dari kedua ayat diatas dapat kita simpulkan bahwa pacaran adalah
sebagian dari penyelewengan dalam pernikahan yang harus dihindari
karena untuk menikah tidak harus berpacaran.Islam tidak pernah
mengajarkan pacaran, karena selain berdosa, banyak efek negatif dari
pacaran. diantaranya
 1. Mudah terjerumus ke perzinaan

 Beberapa pelaku pacaran seringkali menyangkal tentang hal ini.
Kata mereka, asalkan bisa menjaga hati,InsyaAllah tidak terjadi
hal itu (waaah, perbuatan munkar kok pake InsyaAllah.
cobalah simak hadits ini:

“Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti
mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya
mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa
(memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan)
dan hati yang berhazrat dan berharap.Semua itu dibenarkan(direalisasi)
oleh kelamin atau digagalkannya.” (HR Bukhari).

 Padahal engkau tahu, yang namanya orang pacaran,
pasti ada hal-hal yang tidak dibenarkan dalam islam:
memandang lawan jenis, berpegangan tangan, berduaan di tempat sepi,
 berciuman, hingga….ah, tak usah disebutkan.
Bahkan meski pacarannya hanya sebatas lewat telpon,
 SMS atau chatting pun, hal tersebut sudah bisa memicu
terjadinya zina hati.
 Semua larangan-larangan tadi ada dalil shahihnya.
Sebagai contoh, simaklah hadits ini:

Rasulullah saw. berpesan “Janganlah engkau ikuti padangan
dengan padangan berikutnya, karena untukmu adalah padangan yang
pertama, sedangkan selanjutnya bukan untukmu.” (HR. Ahmad)
Dan hadits yang terkenal :”Barang siapa yang beriman kepada Allah
dan Hari Akhir,hendaklah tidak melakukan khalwat
dengan seorang wanita yang tidak disertai oleh mahramnya
karena sesungguhnya yang ketiga adalah setan.”
Tentang dampak negatif yang pertama ini tak perlu disangkal lagi.
Tak terhitung lagi jumlah pemuda muslim yang benar-benar terjerumus
dalam perzinaan—yang diawali dari aktivitas pacaran.
Kalau sudah berzina,berarti ia telah melakukan dosa besar
yang akan menyebabkan dampak-dampak buruk lainnya,
baik yang ia rasakan di dunia maupun di akhirat.

 2. Melemahkan Iman
 Orang yang pacaran cenderung meletakkan rasa cinta kepada kekasihnya
 di atas rasa cinta kepada Sang Pencipta. Tak perlu mengelak
ataupun mengiyakan, sebab pernyataan ini bisa dibuktikan
dengan kualitas ibadah seseorang. Jika kualitas ibadah seseorang
menurun setelah mengalami jatuh cinta, itu artinya porsi kecintaannya
kepada Allah berkurang.Ia jadi jarang ke Masjid, jarang membaca Al Quran,
meninggalkan shalat sunnah,bahkan beberapa hafalannya hilang,
serta banyak ibadah lain yang terlewatkan

 3. ‘melatih’ kemunafikan
 Orang yang berpacaran itu seringkali menipu,berusaha agar pasangannya
 yakin bahwa ialah yang terbaik. Memang tidak semua,tapi umumnya begitu.
 Ia akan menampakkan hal-hal yang baik di depan kekasihnya.
 Adapun hal-hal yang buruk sebagian besar ia sembunyikan.
 Sebagian orang ada yang sengaja menunjukkan beberapa keburukannya
 kepada kekasihnya sekedar untuk meraih simpati, mencari kesamaan,
 mendapatkan pemakluman, atau sebagai bumbu-bumbu romantisme belaka.
 Namun tidak jarang orang yang berpacaran mengatakan sesuatu
 yang sebenarnya bertentangan dengan hati kecilnya.

 4. Menjadikan panjang angan-angan.
 Orang yang sedang jatuh cinta—pacaran—seringkali teringat dengan
 orang yang dicintainya itu. Lalu ia memikirkan sesuatu,berandai-andai
 setiap waktu—tentang apa yang akan dilakukan nanti saat bertemu,
 tentang apa yang akan diberikan saat itu, tentang kata-kata yang akan
 diucapkan sebagai bumbu,dan masih banyak lagi.Padahal ummat Islam
 dilarang berpanjang angan-angan.

 5. Mengurangi produktivitas
  Jika tidak pacaran, seorang siswa tentunya bisa melakukan aktivitas
  lain yang lebih produktif; misal membuat karya seni, menulis artikel
  cerpen, puisi, karya tulis, mengerjakan PR, atau yang lainnya.
  Namun seringkali produktivitasnya turun lantaran ia berpacaran.
 6. Menjadikan hidup boros
  orang yang pacaran akan selalu berkorban untuk pacarnya.Bahkan uang
  yang seharusnya untuk ditabung bisa habis untuk bersenang-senang:
  membelikan hadiah pacarnya, membeli pulsa, mentraktir, nonton Film,
  dan yang lainnya.

 8. Akan menyebabkan terlambatnya studi. Banyak fakta yang menyebutkan
   bahwa menurunnya prosentase kelulusan para pelajar adalah akibat
   pacaran, mereka jarang belajar, karena jalan-jalan terus dengan
   pacarnya, tidak pernah beli buku karena uangnya habis untuk pacaran.

 9. dan dampak negatif lainnya (silahkan ditambahkan lewat ‘coment’)
 “Barang siapa yang jatuh cinta, lalu tetap menjaga kesucian dirinnya, menyembunyikan rasa cintanya dan bersabar hingga mati maka dia mati syahid.”
 Sungguh sangat beruntung orang yang mencintai dengan kesucian diri
 dan berlindung dari godaan syatan yang terkutuk.
 Tentunnya orang yang menjaga cintannya yang suci hingga ia meninggal
 dunia. Rasullulah SAW juga berpesan;

 “Cintailah sesuatu itu dengan biasa-biasa saja, karena boleh jadi
 suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu yang kamu benci,
 dan bencilah sesuatu yang tidak kamu ketahui dengan biasa-biasa saja.
 karena boleh jadi suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu
 yang kamu cintai (H.R. Bukhari, Abu Daud, Tirmizi, dan Ibnu Majah,
 dari Abu Hurairah):

itualah beberapa dampak negatif dari pacaran dan tentunya masih
banyak lagi dampak-dampak negatif lainnya. Apalagi dizaman Sekarang
ini yang menjadi sorotan utama adalah Fenomena Seksual. inilah dampak
negatif pacaran yang paling vital karena selain azab akherat yang
sudah pasti menanti, tentunya didunia pun akan menjadi bahan
gunjingan, apalgi jika sampai terjadi kehamilan.

<strong>B.</strong> <strong>RUMUSAN MASALAH
   SALAHNYA ASUMSI:"PACARAN = SEKS BEBAS"</strong>
     <strong>1. Pengaruh Teknologi</strong>
Ketika jaman berubah.Teknologi in­formasi makin mudah diakses,
maka dimulailah babak baru perubahan gaya hidup masyarakat.
Siaran radio masuk, televisi swasta banyak didirikan. Koran, tabloid,
dan majalah muncul dan dicetak ribuan eksemplar. Semuanya berlomba
menggaet iklan sebanyak mungkin. Maka jangan kaget kalo para
konglomerat media massa, khususnya televisi jor-joran bikin tayangan
unggulan. Tujuan mulianya,tentu saja untuk menggenjot pendapat­an usaha
nya. Tapi celakanya, mereka nggak peduli lagi apakah program acaranya
bakalan merusak ataukah tidak bagi pemirsanya.Prinsip kapitalisme
me­ng­ajarkan: “Asal ada manfaat di sana yang berupa materi, kejar!”
Jadi, yang penting bisa mendatangkan rejeki nomplok. Habis perkara.
    Saat ini, jangankan anak SMP, anak SD aja udah banyak yang berani 

untuk ngede­ketin lawan jenis. Bahkan pake acara nge-<em>date</em> sega­la. 

Kok bisa? Siapa lagi teladannya kalo bukan ngeliat dari tayangan di 

televisi. Atau baca di media cetak. Nggak repot kan?

Jadi, keberanian anak sekolah dalam mewujudkan cintanya secara 

berlebihan ter­nyata amat dipengaruhi juga oleh berkem­bangnya 

teknologi informasi. Komunikasi yang berkembang dalam kehidupan 

masyarakat kita melaju dengan cepat dan adakalanya mengalah­kan 

norma-norma yang berlaku

jadi jangan heran kalo pacaran dinobatkan sebagai cara untuk 

mewujudkan cinta yang paling efektif. Bahkan boleh jadi pacaran 

diyakini betul oleh sebagian besar remaja sebagai satu-satunya cara 

untuk mengekspresikan cintanya kepada lawan jenis,yang lebih

jika pacaran diidentiakn dengan seks bebas.

    <strong>2. Kurangnya Pengetahuan Agama</strong>

Masa remaja adalah masa yang rentan terpengaruh oleh lingkungan 

sekitar. termasuk dalam hal pacaran, seseorang akan termotivasi 

untuk berpacaran jika melihat temannya pacaran.maka dari itu

peran sosok spritual agama sangat diperlukan untuk memmberiakn bimbi-

ngan kepada para remaja akn bahayanya pacaran.

<strong>C. KENAPA ISLAM MELARANG PACARAN</strong>
Kenapa sih,…kok islam melarang pacaran?? Begitu keluhan fulanah.
Buat Fulanah ia melihat ada sisi positif yang bisa diambil dari
pacaran ini. Pacaran atau menurutnya ‘penjajakan’ antara dua insan
lain jenis sebelum menikah sangat penting agar masing-masing fihak
dapat mengetahui karakter satu sama lainnya (dan biasanya untuk
memahami karakter pasangannya ada yang bertahun-tahun berpacaran lho!
Fulanah menambahkan ,”Jadi dengan berpacaran kita akan lebih banyak
belajar dan tahu, tanpa pacaran ?? Ibarat membeli kucing dalam karung!
Enggak deh…!” kemudian ia menambahkan “Bila suka dan serius bisa
diteruskan ke pelaminan bila tidak ya,..cukup sampai disini..bay-bay,
Mudahkan?”…hmm…Fulanah tidakkah engkau melihat dampak buruk dari
berpacaran ini, ketika masing-masing fihak memutuskan berpisah??...
Fulanah apakah engkau yakin benar apabila “putus dari pacaran”
hati ini tidak sakit? Benarkah hati ini bisa melupakan bekas-bekas
dari pacaran itu? Tidakkah hati ini kecewa, pedih, atau ikut menangis
bersama butiran air mata yang menetes?? Sulit dibayangkan!Karena
memang begitulah yang saya lihat didepan mata menyaksikan orang yang
baru saja putus pacaran..Firman ALLAH
لُعِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيْلَ عَلَى لِسَانِ
 دَاوُدَ وَعِيْسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُوْنَ.
 كَانُوا لاَ يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوْهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُوْنَ

“Telah terlaknat orang2 kafir dari kalangan Bani Israil melalui lisan Nabi Dawud dan Nabi ‘Isa bin Maryam. Hal itu dikarenakan mereka bermaksiat dan melampaui batas. Adalah mereka tdk saling melarang dari kemungkaran yg mereka lakukan. Sangatlah jelek apa yg mereka lakukan.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ، وَإِنَّ اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيْهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُوْنَ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ،
 فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إِسْرَائِيْلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ

“Sesungguh dunia itu manis dan hijau dan Allah Subhanahu wa Ta’ala
menjadikan kalian sebagai khalifah di atas kemudian Allah Subhanahu
wa Ta’ala memerhatikan amalan kalian. mk berhati-hatilah kalian
terhadap dunia dan wanita krn sesungguh awal fitnah Bani Israil dari
kaum wanita.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memperingatkan umat
utk berhati-hati dari fitnah wanita dgn sabda beliau:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلىَ الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Tidaklah aku meninggalkan fitnah sepeninggalku yg lbh berbahaya
terhadap kaum lelaki dari fitnah wanita.”
Maka pacaran berarti menjerumuskan diri dlm fitnah yg menghancurkan
dan menghinakan padahal semesti tiap orang memelihara dan menjauhkan
diri darinya. Hal itu krn dlm pacaran terdapat berbagai kemungkaran
dan pelanggaran syariat sebagai berikut:
1. Ikhtilath yaitu bercampur baur antara lelaki dan wanita yg bukan
mahram. Padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjauhkan
 umat dari ikhtilath sekalipun dlm pelaksanaan shalat. Kaum wanita
yg hadir pada shalat berjamaah di Masjid Nabawi ditempatkan di bagian
 belakang masjid. Dan seusai shalat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam berdiam sejenak tdk bergeser dari tempat agar kaum lelaki
 tetap di tempat dan tdk beranjak meninggalkan masjid utk memberi
kesempatan jamaah wanita meninggalkan masjid terlebih dahulu sehingga
 tdk berpapasan dgn jamaah lelaki. Hal ini ditunjukkan oleh hadits
Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha dlm Shahih Al-Bukhari. Begitu pula
pada hari Ied kaum wanita disunnahkan utk keluar ke mushalla
menghadiri shalat Ied namun mereka ditempatkan di mushalla bagian
belakang jauh dari shaf kaum lelaki. Sehingga ketika Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam usai menyampaikan khutbah beliau perlu
 mendatangi shaf mereka utk memberikan khutbah khusus krn mereka tdk
mendengar khutbah tersebut. Hal ini ditunjukkan oleh hadits Jabir
radhiyallahu ‘anhu dlm Shahih Muslim.
Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُ صُفُوْفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرِهَا، وَخَيْرُ صُفُوْفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا
 “Sebaik-baik shaf lelaki adl shaf terdepan dan sejelek-jelek adl
shaf terakhir. Dan sebaik-baik shaf wanita adl shaf terakhir dan
sejelek-jelek adl shaf terdepan.”.
2. Khalwat yaitu berduaan lelaki dan wanita tanpa mahram. Padahal
Rasululllah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِيَّاكُمْ وَالدُّخُوْلَ عَلىَ النِّسَاءِ. فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ اْلأَنْصَارِ:
أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ؟ قَالَ: الْحَمْوُ الْمَوْتُ

“Hati-hatilah kalian dari masuk menemui wanita.” Seorang lelaki dari
kalangan Anshar berkata: “Bagaimana pendapatmu dgn kerabat suami? ”
mk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Mereka adl kebinasaan.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

لاَ يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ
 “Jangan sekali-kali salah seorang kalian berkhalwat dgn wanita
kecuali bersama mahram.
3. Berbagai bentuk perzinaan anggota tubuh yang disebutkan oleh
 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits Abu Hurairah
radhiyallahu ‘anhu:
 كُتِبَ عَلىَ ابْنِ آدَمَ
نَصِيْبُهُ مِنَ الزِّنَا مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ: الْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ،
 وَاْلأُذُنَانِ زِنَاهُمَا اْلاِسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ،
 وَالْيَدُ زِنَاهُ الْبَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهُ الْخُطَا،
 وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ أَوْ يُكَذِّبُهُ

 “Telah ditulis bagi setiap Bani Adam bagiannya dari zina,
 pasti dia akan melakukannya, kedua mata zinanya adalah memandang,
 kedua telinga zinanya adalah mendengar, lidah(lisan) zinanya
 adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang,
 kaki zinanya adalah melangkah, sementara kalbu berkeinginan dan
 berangan-angan, maka kemaluan lah yang membenarkan atau mendustakan.
 Hadits ini menunjukkan bahwa memandang wanita yang tidak halal
 untuk dipandang meskipun tanpa syahwat adalah zina mata .
 Mendengar ucapan wanita (selain istri) dalam bentuk menikmati
 adalah zina telinga. Berbicara dengan wanita (selain istrinya)
 dalam bentuk menikmati atau menggoda dan merayunya adalah zina lisan.
 Menyentuh wanita yang tidak dihalalkan untuk disentuh baik dengan
 memegang atau yang lainnya adalah zina tangan. Mengayunkan langkah
 menuju wanita yang menarik hatinya atau menuju tempat perzinaan
 adalah zina kaki. Sementara kalbu berkeinginan dan
 mengangan-angankan wanita yang memikatnya, maka itulah zina kalbu.
 Kemudian boleh jadi kemaluannya mengikuti dengan melakukan perzinaan
 yang berarti kemaluannya telah membenarkan; atau dia selamat dari
 zina kemaluan yang berarti kemaluannya telah mendustakan.
 (Lihat Syarh Riyadhis Shalihin karya Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin,
 pada syarah hadits no. 16 22)
 Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيْلاً

 “Dan janganlah kalian mendekati perbuatan zina, sesungguhnya itu
 adalah perbuatan nista dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra`: 32)
 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

 لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حِدِيْدٍ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ

 “Demi Allah, sungguh jika kepala salah seorang dari kalian ditusuk
 dengan jarum dari besi, maka itu lebih baik dari menyentuh wanita
 yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani dan Al-Baihaqi dari
 Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu, dan dishahihkan oleh Al-Albani
 dalam Ash-Shahihah no. 226)
 Meskipun sentuhan itu hanya sebatas berjabat tangan maka tetap
 tidak boleh. Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

 وَلاَ وَاللهِ مَا مَسَّتْ يَدُ رَسُوْلِ اللهِ يَدَ امْرَأَةٍ قَطُّ غَيْرَ أَنَّهُ يُبَايِعُهُنَّ بِالْكَلاَمِ

 “Tidak. Demi Allah, tidak pernah sama sekali tangan Rasulullah
 Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyentuh tangan wanita
(selain mahramnya), melainkan beliau membai’at mereka dengan ucapan
(tanpa jabat tangan).” (HR. Muslim)
 Demikian pula dengan pandangan, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah
berfirman dalam surat An-Nur ayat 31-30:

 قُلْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوْجَهُمْ – إِلَى قَوْلِهِ تَعَلَى –
 وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ ...

 “Katakan (wahai Nabi) kepada kaum mukminin, hendaklah mereka menjaga
 pandangan serta kemaluan mereka (dari halhal yang diharamkan)
 –hingga firman-Nya- Dan katakan pula kepada kaum mukminat, hendaklah
 mereka menjaga pandangan serta kemaluan mereka (dari hal-hal yang
 diharamkan)….”
 Dalam Shahih Muslim dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma,
 dia berkata:

 سَأَلْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَظْرِ الْفَجْأَةِ؟ فَقَالَ: اصْرِفْ بَصَرَكَ

 “Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
 tentang pandangan yang tiba-tiba (tanpa sengaja)? Maka beliau
 bersabda: ‘Palingkan pandanganmu’.”
 Adapun suara dan ucapan wanita, pada asalnya bukanlah aurat yang
 terlarang. Namun tidak boleh bagi seorang wanita bersuara dan
 berbicara lebih dari tuntutan hajat (kebutuhan), dan tidak boleh
 melembutkan suara. Demikian juga dengan isi pembicaraan, tidak boleh
 berupa perkara-perkara yang membangkitkan syahwat dan mengundang
 fitnah. Karena bila demikian maka suara dan ucapannya menjadi aurat
 dan fitnah yang terlarang. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

 فَلاَ تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلاً مَعْرُوْفًا

 “Maka janganlah kalian (para istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa
 sallam) berbicara dengan suara yang lembut, sehingga lelaki yang
 memiliki penyakit dalam kalbunya menjadi tergoda dan ucapkanlah
 perkataan yang ma’ruf (baik).” (Al-Ahzab: 32)”.
      keterangan-keterangan diatas adalah beerapa alasan islam
 melarang "pacaran".
<strong>D. ISLAM MEMBERI SOLUSI</strong>
  Islam adalah agama rahmatan lil 'alamin, sehingga dalm
 setiap masalah tentu memberi solusi bagi permasalahan tersebut
 yaitu diantaranya :
 1. Hendaknya bagi lembaga pendidikan,khususnya lembaga yang berlebel
    Agama seperti : MI,MTs,MA .memberikan contoh terhadapa sekolah
    lain dengan dengan membuat kelas khusus. yaitu antara putra
    dan putir terpisah.
 2. memberikan pemahaman tentang arti pacaran menurut agama
 3. mengadakan seminar atau penyuluhan2 tentang bahayanya "Pacaran"
 4. memberikan pemahaman tentang arti ta'aruf sebagai solusi
    sebagi solusi pengganti pacaran.
 5. dan masih banyak lagi solusi lainnya agar budaya pacarn itu
    hilang. 

<strong>E. Penutup</strong>
   Demikianlah pemaparan tentang Fenomena pacaran dis ekolah, memang
tak ada gading yang tak retak, selalu saja ada kekurangan dan kesala-
lahan, akan tetapi walau demikian mudah2n tulisan ini bermanfaat,
kususnya bagi pribadi dan umumnya bagi semua umat.saran dan kritik
yang membangun sangat diharapkan penulis guna memperbaiki dari
 setiap kesalahan, adapun saran dankritiknya bisa langsung dikirim
via email : el_hadjie_denoenk@yahoo.co.id atau langsung di blog ini
http://www.adekurniawantea.wordpress.com..syukron jazilan..
</pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=25&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/22/fenomena-pacaran-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jawaban untuk akhi ahamd yasin tentang Syetan khinzib</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/15/jawaban-untuk-akhi-ahamd-yasin-tentang-syetan-khinzib/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/15/jawaban-untuk-akhi-ahamd-yasin-tentang-syetan-khinzib/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 07:18:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Klo kita berbicara tentang syetan memang takkan ada habisnya, selalu ada banyak pendapat,hal ini tak lepas dari sifat syetan itu sendiri yang ghoib&#8230;sebagai manusia biasa pengetahuan kita terbatas mengenai hal-hal goib,Hanya ALLAH yang maha mengetahui&#8230;adapun MIsi utama syetan adalah mengoda manusia untuk disesatkan firman ALLAH&#8230; قَالَ فَبِمَآ أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ [16] ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=11&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Klo kita berbicara tentang syetan memang takkan ada habisnya, selalu ada banyak pendapat,hal ini tak lepas dari sifat syetan itu sendiri yang ghoib&#8230;sebagai manusia biasa pengetahuan kita terbatas mengenai hal-hal goib,Hanya ALLAH yang maha mengetahui&#8230;adapun MIsi utama syetan adalah mengoda manusia untuk disesatkan<br />
firman ALLAH&#8230;</p>
<p>قَالَ فَبِمَآ أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ [16] ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِّن‘ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ صلى وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ [17]</p>
<p>&#8220;lblis menjawab: &#8216;Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka, dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. &#8221; (A)-A&#8217;raf: 16-17)</p>
<p>Dari Abu Sabrah dari Ibnu Abu Faqih berkata bahwa saya mendengar Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam bersabda: Sesungguhnya setan menggoda anak Adam dengan berbagai cara, ada yang menggoda lewat cara Islam, dia berkata kepada manusia: Kamu masuk Islam lalu meninggalkan agama nenek moyangmu, maka dia menentangnya dan terus masuk Islam. Kemudian menggoda lewat hijrah, dia berkata: Bagaimana kamu hijrah lalu men­inggalkan daerah dan tempat kelahiranmu, umpama orang yang hijrah adalah seperti panjangnya singgasana, dia menentangnya tetapi tetap pergi hijrah. Kemudian menggoda manusia lewat jihad, yaitu jihad dengan jiwa dan harta, dia berkata: Kamu pergi berperang jika kamu mati maka isterimu dinikahi orang dan hartamu diambil ahli warismu. Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam bersabda:</p>
<p>&#8220;Barangsiapa yang melakukan hal itu, jika dia meninggal berhak atas Allah untuk memasukkan Surga, jika terjatuh dari ontanya maka hak atas Allah untuk memasukkan Surga, jika dia terbunuh berhak bagi Allah untuk memassukkan Surga dan jika tenggelam, maka berhak bagi Allah untuk memasukkan Surga. &#8220;(HR. Ahmad dalam musnadnya).</p>
<p>Manshur berkata dari Mujahid bahwa tidaklah rombongan pergi ke Makkah melainkan Iblis juga menyiapkan teman yang sama untuk menggoda mereka.</p>
<p>SETAN &#8220;KHINZIB&#8221; MENGGODA ORANG YANG SEDANG SHALAT</p>
<p>Dari Utsman bin Abu Al-Ash berkata bahwa saya bertanya kepaa Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam tentang gangguan setan pada waktu saya shalat. Beliau bersabda:</p>
<p>(ذَاكَ خِنْزِبٌ فَإِذَا أَحْسَسْتَ بِهِ فَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْهُ وَتْفُلْ عَنْ يَسَارِكَ)</p>
<p>&#8220;Dia adalah Khinzib, jika kamu merasakan suatu godaan maka berlindunglah kepada Allah darinya dan meludahlah ke sebelah kirimu (HR Muslim).</p>
<p>Dari hadis diatas kita ketahui bahwa khinzib adalah salah satu syetan yang menggoda manusia ketika sholat. Selain itu masih ada nama-nama syetan lainnya yang terkenal sebagai menterinya syetan, yaitu diantaranya:</p>
<p>1. Tsabar (الشيطان البشر ضرر). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Pencelakaan Manusia (DEPURLAKA), ia dengan trilyunan pegawainya bekerja keras menipu tanpa mengenal lelah untuk mencelakakan manusia sebanyak-banyaknya.<br />
2. Al-A&#8217;war (الشيطان البغاء الإنسان), Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Pelacuran Manusia (DEPURLACUR), ia menggoda manusia dengan berbagai teknik hias dan tipu muslihat supaya mereka berbuat zina.<br />
3. Mabsuth (صانع الخطيئة). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Pemberdosaan Manusia (DEPURDOSA), ia bersama para pegawainya bekerja keras siang dan malam untuk menggoda agar manusia berbuat dosa sebanyak-banyaknya.<br />
4. Dasim (الأغنام الشكوى). Mentri Setan ini mengepalai Departemen Urusan Pengadu domba Manusia (DEPURDUDOM), ia bekerja keras dengan berbagai teknis mengadu domba antara suami dengan istri, antara anak dengan orang tua, antara keluarga dengan keluarga,antara kelompok dengan kelompok, antara kampung dengan kampung,antara penganut agama satu dengan penganut agama lain.antara partai dengan partai,antara etnis dengan etnis lainnya,dan sebagainya.<br />
5. Zalanbur (الغش التجاري). Mentri Setan ini mengepalai Departemen urusan Pertipuan Perdagangan manusia (DEPURTIPDAGMAN)ia bersama pagawainya menggida para pedagang dalam segala transaksi perdagangan dan jual beli untuk menipu lawandagang dan segala transaksi.<br />
6. Khinzib (المرحاض دعابة ). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggodaan Manusia ketika sholat atau pendapat lain syetan ini ada di dalam WC (DEPURGANG), ia bekerja keras menggoda orang sholat dan orang yang masuk WC,jika laki-laki maka yang menunggu dan menggoda di dalamnya adalah setan perempuan,jika yang masuk itu perempuan maka yang bekerja menggoda adalah setan laki-laki.<br />
7. Wulhan ( تنقية دعابة). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggodaan Wudhu Manusia (DEPOURGODHU), ia bekerja keras dengan para pegawainya menggoda orang yang sedang berwudhu dengan membuat keraguan niat,mengganggu cara berwudhu,melamun ketika berwudhu dan ain sebagainya yang relevan dengan wudhu.<br />
8. Wusyan (صلاة تنمر). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggodaan Shalat manusia (DEPURDALAT), ia bersama para pegawainya bekerja keras menggoda manusia yang akan dan sedang menjalankan shalat,7 tingkatan godaannya:jangan shalat,nanti dulu,percepat shalat,membaikkan shalat karena riya, berfikir menyimpang dari shalat,menyempurnakan shalat agar dipuji, menyempurnakan shalat dengan minta disegani.<br />
9. Abyadh ( انسان زنديق).Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penyesatan Manusia (DEPURSAT), ia bekerja keras yang dibantu oleh bala tentaranya untuk menyesatkan manusia, membisiki calon korbannya unutk menjauhi masjid mengajakkan ke disco, karaoke dan tempat-tempat yang dilarang Allah.<br />
10. Aswad (صانع الشر). Mentri setan ini mengepalai Departemen Urusan Penggalakkan Manusia Berbuat Jahat (DEPURGHALAT), bekerja keras untuk menggalakkan manusia berbuat jahat, dengan menggunakan teknik yang licik dengan menghiasi yang buruk menjadi pandangan yang baik menguntungkan jika terjual, merangsang hawa nafsu dengan membujuk untuk melihat film yang merangsang/film porno, menghiasi perbuatan zina, membisikkan rasa bahagia dan bangga dengan mangajaknya untuk minum minuman keras.</p>
<p>Ibnu Abu Musa berkata bahwa barangsiapa yang sering ragu hingga menjadi seperti was-was maka hendaklah cepat-cepat dilenyapkan sebab, jika dibiarkan akan mengarah kepada penentangan dan menjadi sebab membuat tambahan dalam shalat sementara dia menyangka telah melakukan shalat secara sempurna.</p>
<p>[الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَاء وَاللّهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلاً وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ [268</p>
<p>Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.</p>
<p>Dalam sebuah hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:</p>
<p>Barangsiapa yang meminta kekuasaan dan dia meminta tolong untuk mendapatkannya maka hal itu dibebankan kepadanya dan barangsia­pa yang tidak meminta kekuasaan dan tidak meminta tolong untuk mendapatkannya maka Allah akan menurunkan malaikat untuk membimbingnya." Maka malaikat inilah yang membimbing dan meluruskan hatinya sehinga dia mampu membenarkan kebenaran dan janji kebaikan sebagaimana firman Allah:</p>
<p>وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُكَلِّمَهُ اللَّهُ إِلَّا وَحْيًا أَوْ مِن وَرَاء حِجَابٍ أَوْ يُرْسِلَ رَسُولًا فَيُوحِيَ بِإِذْنِهِ مَا يَشَاء إِنَّهُ عَلِيٌّ حَكِيمٌ [51]</p>
<p>&#8216;Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah berkata-kata (dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizinNya. Apa yang Dia kehendaki, &#8221; (Asy-Syura: 51)</p>
<p>Malaikat adalah utusan Allah dan lafadz malak berarti risalah karena berasal dari kata malak ikut wazan maf&#8217;al tetapi diringankan pengucapan­nya karena sering terpakai dalam ungkapan. Sebab hamzah bertemu sukun maka hamzah harus dibuang.</p>
<p>Imam Ahmad berkata bahwa telah bercerita kepadaku Abu Muawiyah r.a Al-A&#8217;masy dari Buraidah dari bapaknya berkata bahwasanya Rasu­Ilah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam bersabda: &#8220;Tidaklah seseorang mengeluarkan sedekah kecuali dilepas dari orang itu tujuh puluh setan. &#8220;Telah dikatakan: &#8220;Sesungguhny­a setan mendatangi seseorang dengan membawa tujuh puluh bala tentara, ada yang menempati di kedua tangan, kedua kaki dan hatinya untuk menghalang-halangi sedekah. Sebagian orang berkata: saya akan mampu melawan tujuh puluh setan itu. Lalu dia keluar menuju rumah dan memenuhi kantung dengan gandum untuk disedekahkan, tetapi istrinya mengambil gandum dan mengeluarkan dari kantung maka orang kembali di masjid kecewa dan berkata: saya mampu mengalahkan tujuh puluh setan tetapi saya dikalahkan oleh ibu mereka.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=11&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/15/jawaban-untuk-akhi-ahamd-yasin-tentang-syetan-khinzib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jawaban untuk ukhti Isana Tentang &#8220;bolehkah menggugurkan kandungan pada usia kandungan sebelum 40 hari??&#8221;</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/02/jawaban-untuk-ukhti-isana-tentang-bolehkah-menggugurkan-kandungan-pada-usia-kandungan-sebelum-40-hari/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/02/jawaban-untuk-ukhti-isana-tentang-bolehkah-menggugurkan-kandungan-pada-usia-kandungan-sebelum-40-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 02:26:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Menggugurkan kandungan sebelum atau sesudah 40 hari hukumnya &#8220;DOSA BESAR&#8221;&#8230;,,kehamilan merupakan amanah dari ALLAH yang tak boleh ditutup tutupi,,FIRMAN ALLAH.. “Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat.” [Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat : 228] Menurut sebagaian imam, seseorang yang membunuh (janin) berkewajiban membayar kafarat yaitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=7&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menggugurkan kandungan sebelum atau sesudah 40 hari hukumnya &#8220;DOSA BESAR&#8221;&#8230;,,kehamilan merupakan amanah dari ALLAH yang tak boleh ditutup tutupi,,FIRMAN ALLAH..</p>
<p>“<em><strong>Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat.” [Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat : 228]</strong></em></p>
<p>Menurut sebagaian imam, seseorang yang membunuh (janin) berkewajiban membayar kafarat yaitu dengan memerdekakan budak (perempuan) yang mukmin, jika tidak mendapatkannya maka berpuasa selama 2 bulan berturut-turut. Sebab sebagian ulama menyamakan perbuatan ini dengan al-ma’udatu ash-shughra (bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup).</p>
<p>Syaikh Muhammad bin Ibrahim Rahimahullahu Ta’ala berkata di dalam Majmu Al-Fatawa (11/151) : “ Adapun usaha untuk menggugurkan kandungan, maka hal itu tidak boleh, karena belum ada hak kematiannya. Namun jika ia sudah pasti mati, maka diperbolehkan.”</p>
<p>Di dalam keputusan Majelis Ulama Besar No. 140, tanggal 20-6-1407 H tentang permasalahan pengguguran kandungan (aborsi) disebutkan :</p>
<p><strong>1. Tidak boleh menggugurkan kandungan dalam berbagai usia, kecuali ada sebab (alasan) syar’i yang dibenarkan dan dengan ketentuan yang sangat ketat sekali.</p>
<p>2. Apabila usia kandungan berada di masa pertama yaitu 40 hari, sedang penggugurannya adalah maslahah syar’iyyah atau untuk mencegah bahaya, maka diperbolehkan menggugurkannya. Namun pengguguran pada masa sekarang karena (alasan) takut akan kesulitan dalam mendidik anak, atau takut akan kelemahan (kekurangan) dalam memenuhi kebutuhan hidup dan mengasuhnya, atau karena berkaitan dengan masa depan mereka, atau karena tidak ada kesanggupan bagi suami-istri untuk mencukupi kebutuhan hidup anak-anaknya, maka hal-hal tersebut tidak diperbolehkan (dijadikan sebagai illat /alasan,-pent.)</p>
<p>3. Tidak diperbolehkan menggugurkan kandungan, walaupun kandungan itu baru berbentuk ‘alaqah (segumpal darah) atau mudhghoh (segumpal daging), sampai diputuskan oleh tim dokter yang dipercaya bahwa kelanjutannya akan membahayakan, seperti bila diteruskan mengakibatkan kematian bagi sang ibu, maka boleh menggugurkan kandungan, itupun setelah mencari berbagai cara untuk menghindari bahaya tersebut.</p>
<p>4. Setelah masa ketiga dan telah sempurna 4 bulan usia kandungan, tidak diperbolehkan penggugurannya sampai diputuskan oleh tim dokter spesialis yang dipercaya, bahwa adanya janin di dalam perut ibunya akan menyebabkan kematian (ibunya) dan hal itu setelah berupaya mencari berbagai cara untuk menyelamatkan hidupnya. Maka keringanan dalam mendahulukan pengguguran dengan syarat-syarat ini adalah mencegah yang lebih besar dari dua bahaya dan menghimpun yang lebih besar dari dua maslahat.</strong></p>
<p>Imam Ibnul Qayyim Al-Jauzi berkata di dalam kita Ahkamu An-Nisaa’ (halaman. 108-109) pada judul Nikah adalah Upaya untuk Melestarikan Keturunan :</p>
<p>“Dan tidak setiap air (yang memancar, pent.) menjadi anak, maka apabila bertemu (kawin) telah sampailah pada apa yang dimaksud. Sedangkan keyakinan terhadap pengguguran adalah bertentangan dengan maksud tujuannya.</p>
<p>Apabila aborsi dilakukan di awal kehamilan –yakni sebelum ruh (nyawa) ditiupkan ke dalam (janin) tersebut- adalah dosa besar. Karena ia akan menginjak pada tahap penyempurnaan yang kemudian berlanjut kepada penyelesaian , kecuali bahwa hal tersebut lebih kecil dosa besarnya daripada yang telah ditiupkan ruh (nyawa) ke dalamnya. Maka keyakinan pengguguran terhadap janin yang telah ada ruh di dalamnya adalah sama seperti pembunuhan terhadap seorang mukmin. Dan ALLAH Ta’ala telah berfirman :</p>
<p><em><strong>“Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa Apakah Dia dibunuh.”[Al-Qur’an surat At-Takwir ayat : 8-9]</strong></em></p>
<p>Maka, takutlah kamu kepada ALLAH&#8230;.ALLAHU &#8216;ALAM&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=7&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/02/jawaban-untuk-ukhti-isana-tentang-bolehkah-menggugurkan-kandungan-pada-usia-kandungan-sebelum-40-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Haruskah Poligami mendapat izin istri pertama?? (pertanyaan dari ukhti Umi)</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/01/haruskah-poligami-mendapat-izin-istri-pertama-pertanyaan-dari-ukhti-umi/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/01/haruskah-poligami-mendapat-izin-istri-pertama-pertanyaan-dari-ukhti-umi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 12:02:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Syaikh bin Baz mengatakan Fatwa Ibnu Baz : Jika realitasnya kita sanggup untuk menikah lagi, maka boleh kita menikah lagi untuk yang kedua, ketiga dan keempat sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anda untuk menjaga kesucian kehormatan dan pandangan mata anda, jikalau anda memang mampu untuk berlaku adil, sebagai pengamalan atas firman Allah Subhanahu wa Ta’ala [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=5&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Syaikh bin Baz mengatakan Fatwa Ibnu Baz :<br />
Jika realitasnya kita sanggup untuk menikah lagi, maka boleh kita menikah lagi untuk yang kedua, ketiga dan keempat sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anda untuk menjaga kesucian kehormatan dan pandangan mata anda, jikalau anda memang mampu untuk berlaku adil, sebagai pengamalan atas firman Allah Subhanahu wa Ta’ala “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilama kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja” [An-Nisa : 3]</p>
<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kamu yang mempunyai kesanggupan, maka menikahlah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan mata dan lebih memelihara kesucian farji ; dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa dapat menjadi benteng baginya” [Muttafaq ‘Alaih]</p>
<p>Menikah lebih dari satu juga dapat menyebabkan banyak keturunan, sedangkan Syariat Islam menganjurkan memperbanyak anak keturunan, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam “Kawinilah wanita-wanita yang penuh kasih sayang lagi subur (banyak anak), karena sesungguhnya aku akan menyaingi umat-umat yang lain dengan bilangan kalian pada hari kiamat kelak” [Riwayat Ahmad dan Ibnu Hibban]</p>
<p>Yang dibenarkan agama bagi seorang istri adalah tidak menghalang-halangi suaminya menikah lagi dan bahkan mengizinkannya. Selanjutnya hendak kita berlaku adil semaksimal mungkin dan melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya terhadap istri-istri kita. Semua hal diatas adalah merupakan bentuk saling tolong menolong di dalam kebaikan dan ketaqwaan. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman “Dan saling tolong menolong kamu di dalam kebajikan dan taqwa” [Al-Maidah : 2]</p>
<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Dan Allah akan menolong seorang hamba selagi ia suka menolong saudaranya” [Riwayat Imam Muslim]</p>
<p>Anda adalah saudara seiman bagi istri anda, dan istri anda adalah saudara seiman anda. Maka yang benar bagi anda berdua adalah saling tolong menolong di dalam kebaikan. Dalam sebuah hadits yang muttafaq ‘alaih bersumber dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Barangsiapa yang menunaikan keperluan saudaranya, niscaya Allah menunaikan keperluannya”</p>
<p>Akan tetapi keridhaan istri itu bukan syarat di dalam boleh atau tidaknya poligami (menikah lagi), namun keridhaannya itu diperlukan agar hubungan di antara kamu berdua tetap baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=5&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/01/haruskah-poligami-mendapat-izin-istri-pertama-pertanyaan-dari-ukhti-umi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>jawaban untuk akhi Husain tentang &#8220;Haruskah syahadat untuk masuk islam harus disaksikan??&#8221;</title>
		<link>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/01/jawaban-untuk-akhi-husain-tentang-haruskah-syahadat-untuk-masuk-islam-harus-disaksikan/</link>
		<comments>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/01/jawaban-untuk-akhi-husain-tentang-haruskah-syahadat-untuk-masuk-islam-harus-disaksikan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 11:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ade kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adekurniawantea.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Semua Orang pada Dasarnya Sudah Muslim Setiap orang yang lahir di muka bumi ini pada dasarnya adalah muslim, sehingga tidak perlu melakukan syahadat ulang. Dalam aqidah Islam, tidak ada orang yang lahir dalam keadaan kafir. Sebab jauh sebelum bayi itu lahir, Allah SWT telah meminta mereka untuk berikrar tentang masalah tauhid, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=3&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,</strong></p>
<p><strong>Semua Orang pada Dasarnya Sudah Muslim</strong></p>
<p>Setiap orang yang lahir di muka bumi ini pada dasarnya adalah muslim, sehingga tidak perlu melakukan syahadat ulang. Dalam aqidah Islam, tidak ada orang yang lahir dalam keadaan kafir. Sebab jauh sebelum bayi itu lahir, Allah SWT telah meminta mereka untuk berikrar tentang masalah tauhid, yaitu mengakui bahwa Allah SWT adalah tuhannya.</p>
<p>Di dalam Al-Quran Al-Kariem, hal ini ditegaskan sehingga tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa bayi lahir itu dalam keadaan kafir.</p>
<p>Dan, ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka, &#8220;Bukankah Aku ini Tuhanmu?&#8221; Mereka menjawab, &#8220;Betul, kami menjadi saksi.&#8221; agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, &#8220;Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lengah terhadap ini. &#8221; (QS Al-A&#8217;raf: 172 )</p>
<p>Selain itu, Rasulullah SAW juga telah bersabda bahwa setiap manusia itu lahir dalam keadaan fitrah. Dan makna fitrah itu adalah suci, lawan dari kufur dan ingkar kepada Allah SWT. Barulah nanti kedua orang tuanya yang akan mewarnai anak itu dan menjadikannya beragama selain Islam. Misalnya menjadi Nasrani, Yahudi atau Majusi.</p>
<p>Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kecuali orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi.&#8221; (HR Bukhari 1296)</p>
<p>Maka anak-anak yang beragama non Islam itu pada dasarnya adalah anak korban pemurtadan dari orang tuanya. Sebab pada dasranya anak itu muslim sejak dari perut ibunya. Dan lahir dalam keadaan fitrah yang berarti muslim.</p>
<p>Sedangkan bila orang tuanya muslim, maka tidak ada proses pengkafiran. Dan karena itu tidak ada kewajiban untuk masuk Islam dengan berikrar mengucapkan dua kalimat syahadat.</p>
<p><strong>Orang Masuk Islam</strong></p>
<p>Seorang yang lahir dalam keadaan bukan muslim, ketika sadar dan ingin masuk Islam, maka cukuplah baginya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat pada dirinya sendiri. Di dalam hatinya itu dia mengingkarkan bahwa dirinya menyatakan tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah SWT. Juga mengikrarkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah rasul-Nya.</p>
<p>Adapun syahadat itu harus disaksikan oleh orang lain, sama sekali bukan merupakan syarat sahnya syahadat itu sendiri. Meski banyak para shahabat Nabi SAW ketika masuk Islam yang datang menemui beliau, bukan berarti syarat masuk Islam itu harus berikrar di muka orang lain.</p>
<p>Tindakan mereka sekedar menegaskan secara formal bahwa dirinya sudah masuk Islam, serta menyatakan ikrar untuk membela dan memperjuangkan agama Allah SWT.</p>
<p>Banyak di antara shahabat yang ketika masuk Islam pertama kali tidak di hadapan beliau SAW. Ikrar atas syahadat maknanya adalah mengumumkan kepada khalayak bahwa dirinya kini telah berganti agama dari non muslim menjadi muslim. Ikrar ini berfungsi untuk merubah pandangan umum sehingga mereka bisa memperlakukannya sebagai muslim.</p>
<p>Namun dalam kondisi tertentu, pengumuman atas ke-Islaman diri itu tidak mutlak harus dilakukan. Misalnya seperti yang dahulu dialami oleh Rasulullah SAW dan para shahabat di masa awal dakwah, banyak di antara mereka yang merahasiakan ke-Islamannya. Namun syahadat mereka tetap syah dan mereka resmi dianggap sebagai muslim.</p>
<p>Di hari ini pun bila ada seserorang yang karena pertimbangan tertentu ingin merahasiakan ke-Islamannya, maka dia sudah syah menjadi muslim dengan bersyahadat tanpa disaksikan siapapun. Dan sejak itu dia terhitung mulai menjadi muslim yang punya kewajiban shalat, puasa, zakat dan lain-lain.</p>
<p>Syahadatain itu tidak mensyaratkan harus dilakukan di depan imam, tokoh, kiayi atau ulama. Tanpa adanya kesaksian mereka pun syahadat itu sudah syah dan dia sudah menjadi muslim dengan sendirinya.</p>
<p><strong>Untuk Menjadi Orang Beriman Tidak Perlu Minta Izin</strong></p>
<p>Untuk menjadi hamba Allah SWT dan beriman kepada Rasulullah SAW, tidak perlu minta izin kepada makhluq Allah. Sebab beriman itu adalah hak sekaligus kewajiban seorang makhluq.</p>
<p>Urusan mau beriman kok harus minta izin segala? Yang terkenal suka bikin peraturan bagi orang yang mau beriman agar minta izin terlebih dahulu adalah Firaun. Firaun akan mempertanyakan mengapa orang-orang jadi beriman tanpa minta izin dahulu kepadanya. Seolah-olah dia merasa punya hak untuk meregistrasi orang-orang mau masuk jadi kelompok mukminin. Padahal untuk urusan seperti ini, Allah SWT tidak pernah &#8216;buka cabang&#8217; atau &#8216;outlet. Juga tidak pernah membuka &#8216;agen yang menjual tiket&#8217; untuk masuk Islam.</p>
<p>Fir&#8217;aun berkata: &#8220;Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (QS.Al-Araf: 132 )</p>
<p><strong>Syahadat Bukan Akad Nikah</strong></p>
<p>Syahadat itu tidaklah harus disaksikan sebagaimana sebuah akad nikah yang menjadi tidak syah apabila tidak ada saksinya (nikah sirri). Bila seorang telah meyakini Islam sebagai agamanya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, secara otomatis dia adalah seorang muslim.</p>
<p>Dan di atas pundaknya telah berlaku beban sebagaimana seorang muslim lainnya. Tidak perlu baginya untuk mencari orang lain atau mengadakan sebuah seremoni masuk Islam dengan menghadirkan para saksi melihat dia mengucapkan dua kalimat syahahat.</p>
<p>Jadi bila di tengah hutan belantara yang tidak ada manusianya, seseorang yang tadinya nasrani, majusi atau yahudi dan bahkan dari kepercayaan dan religi manapun bisa saja masuk Islam begitu saja.</p>
<p>Kalau dia masuk ke tengah peradaban masyarakat maka cukuplah dia mengaku sebagai muslim, shalat di masjid dan melakukan semua kewajiban sebagai muslim. Dia tidak perlu melakukan syahadat ulang di hadapan para saksi. Tidak perlu menandatangani surat bermaterai untuk menyatakan diri sebagai muslim.</p>
<p><strong>Bagaimana kalau dia murtad dan keluar dari Islam?</strong></p>
<p>Dalam hukum Islam, seorang muslim yang jelas melakukan perbuatan yang mengantarkannya kepada kemurtadan harus diperiksa dan dimintai keterangan secara syah oleh mahkamah syariah (pengadilan). Bila ternyata dia benar-benar secara sadar menyatakan diri keluar dari Islam, maka dia diminta untuk bertobat dan kembali ke dalam ajaran Islam. Tapi bila tetap bersikeras untuk keluar dari Islam, maka hukumannya adalah dibunuh. Untuk masuk Islam seseroang bisa dengan mudah melakukannya, tapi untuk bisa dianggap keluar dari Islam, perlu ada &#8216;persaksian&#8217; di dalam sebuah mahkamah syariah.</p>
<p><strong>Wassalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh..</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adekurniawantea.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adekurniawantea.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adekurniawantea.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adekurniawantea.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adekurniawantea.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adekurniawantea.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adekurniawantea.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adekurniawantea.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adekurniawantea.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adekurniawantea.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adekurniawantea.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adekurniawantea.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adekurniawantea.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adekurniawantea.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adekurniawantea.wordpress.com&amp;blog=11482464&amp;post=3&amp;subd=adekurniawantea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adekurniawantea.wordpress.com/2010/02/01/jawaban-untuk-akhi-husain-tentang-haruskah-syahadat-untuk-masuk-islam-harus-disaksikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/42f4c19fa9a6b06a5d1c5eaa896b45ae?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hadjie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
